Minggu, 14 Juli 2019
Cara Membuat Artikel
Membuat artikel itu sepertinya gampang. tinggal ngetik. Tapi jangan anggap remeh karena membuat artikel yang menarik itu tidak mudah apalagi utnuk website. Website beda dengan buku. Saat orang-orang browsing website, mereka biasanya tidak suka baca artikel yang terlalu panjang. Inilah masalah terbesar dari pemilik website dan blog. sudah capek-capej bikin artikel, eh malah tidak ada yang baca sampai selesai, Lalu tidak ada yang berkunjung ke websitenya. Akhirnya artikel mereka gagal mendapatkan peringkat di Google. Meskipu sudah belajar yang namanya SEO. Tapi jangan khawatir, ada solusinya. Di dalam panudan ini saya akan mengajarkan anda bagaimana cara menulis artikel yang tidak membosankan bagi pengunjung website. Mari Kita Mulai
Lupakan SEO
Kalau anda baca di situs-situs lain, katanya supaya website kita banyak yang baca, maka artikelnya harus dioptimasi untuk mesin pencari atau SEO. Istilahnya "artikel SEO-friendly". Sayangnya, konsep ini sudah ketinggalan jaman, malah yang terjadi justru sebaliknya. mereka yang mengaplikasikan teknik SEO (jadul) justrul gagal, dan mereka yang melupakan SEO ketika menulis artikel justru mendapatkan peringkat tinggi. Gila kan ? Ini Karena mereka yang fokus dengan SEO secara tidak sadar malah membuat artikel untuk mesin. Artikel yang tidak menarik dibaca oleh manusia. Oleh karena itu, dalam panudan ini saya mengajak anda untuk melupakan SEO-friendly dan fokus ke "human-friendly".Di sini saya akan memberitahu anda cara membuat artikel dan inilah caranya.
1. Pelajari karakter calon pembaca
Beda topik, peminatnya juga beda. Anak muda, dewasa, mayoritas pria, , mayoritas wanita, dan lain-lain. Misalnya artikel tentang "keuangan" mungkin pembacanya usia 25 ke atas, ya kan ? Lau artikel mengenai game peminatnya lebih muda. Jadi caranya nulisnya juga beda. Repot kan ya ... Untuk apa sih kita mesti mempelajari karakter ? Karena tujuannya supaya anda bisa menyesuaikan isi artikel terutama gaya penulisan dengan karakter pembaca anda. Dengan kata lain :- Supaya artikel anda enak dibaca dan sering dikunjungi
- Supaya pembaca tidak bosan
Contohnya, kalau pembaca anda mayoritas anak muda, anda gunakan bahasa yang lebih santai. Kalau anda kaku, maka mereka bakal merasa aneh. Kalau sudah begitu, mereka akan pergi. Ada satu hal lagi, anda tidak harus menulis sesuai EYD sepeti yang diajarkan bu guru di sekolah.
- Yang penting enak dibaca
2. Pancing pembaca dengan judul yang menarik
Tahuka anda kalau ada 100 orang yang mampir ke website anda, 80 orang akan membaca judul artikelnya. Tapi hanya 20 orang yang lanjut baca isinya, Parah kan ya. Artinya anda kehilangan potensi pembaca yang sangat besar. Coba kita ingat kembali ketika pencarian di Google, Apa yang membuat kita memilih salah sau website? Judulnya ya kan ?Jadi pertempuran kita dimulai dari judul. Kalau artikelnya bagus, sebagus apapun, kalau judulmya jelek maka tidak akan ada yang membaca. Satu hal lagi:
-Kalau kita bicara rangking. Judul juga salah satu faktor terbesar yang akan membuat peringkat artikel anda di Google jadi tinggi.
Lihat gambar berikut untuk memahami logikanya:
Google mengikut perilaku manusia. Manusia akan mengeklik judul yang lebih menarik maka kalau manusia menganggap artikel kedua lebih baik, maka Google akan menaikkan peringkat artikel tersebut jadi ke peringkat satu. itu logikanya, sekarang kita lihat caranya. Misalkan kalau anda search di Google dengan kata kunci "cara mengusir lalat", kemudian di peringkat 1-3 ada artikel berjudul seperti :
1. 5 Cara Mengusir Lalat
2. 5 Cara Praktis untuk mengusir lalat dari rumah dalam 30 menit
3. Tutorial Tips Cara mengusir Lalat secara Alami Terbaru Terlengkap
Judul artikel pertama biasa. Format penulisan judul seperti nomor 1 terlalu standar, tidak ada faktor x yang membuat orang lain tertarik untuk membaca.
Sekarang kita lihat judul kedua:
Ada kata-kata seperti "praktis" dan "dalam 30 menit".
Dari jdulnya kita bisa membayangkan artikel kedua punya nilai lebih dari artikel pertama. Kalau saya cuma boleh baca 1 artikel , saya akan pilih yang kedua.
Judul pertama itu ibarat makan tahu. Judul kedua ibarat makan tahu + tempe
Manusia yang melakukan pencarian di Google selalu ingin solusi terbaik dan termudah dari permasalahan mereka. inilah yang harus kita tawarkan. Karena itu, di judul harus ada "tempenya". Tapi bukan hanya judulnya saja, Artikel anda juga harus ada kecapnya.
Kalau anda menulis seperti contoh di atas (tips praktis 30 menit), maka isinya juga harus sesuai dengan juduonya. Jangan membohongi pembaca. Oh ya, kita belum bahas judul ketiga. Intinya sih jangan buat judul seperti nomor tiga. Judul ketiga adalah korban dari optimasi berlebihan dengan memasukkan kata-kata yang terlihat heboh, padahal justru jadi aneh dibaca. ini tren konyol yang sering dilakukan blogger indonesia. jangan pernah gunakan judul seperti yang ketiga.
Untuk cara ngeceknya, coba ucapkan judul tersebut. kalau tidak diucapkan, berarti judulnya aneh, jangan digunakan. Teknik pembuatan judul sangat penting
3. Artikel anda tidak akan dibaca kata per-kata, ini untuk mengakali
Saya tadi sempat bilang ini :Artikel di website beda dengan buku. Saat baca buku atau koran atau majalah, kita memang sedang ingin fokus membaca. Di internet pun tidak demikian. Di internet, orang-orang ingin bergerka dengan cepat dari website A ke website B. Maka mereka tidak akan membaca artikel kata per-kata. Anda pun juga pasti sudah melewai sebagian besar tulisan di atas. ini wajar, pola pembaca ini diberi nama F-shaped pattern, karena seperti huruf F.
Jadi mereka melakukan scanning secara vertikal, kemudian ketika menemukan kalimat yang menarik barulah mereka membaca secara horizontal. Gambar berikut ini didapatkan dari penelitian menggunakan alat pelacak gerakan mata ketika membaca konten di website.
Seperti terlihat dalam gambar, sebagian besar orang hanya membaca lengkap di bagian atas. Semakin ke bawah, semakin sedikir yang mereka baca.
Seperti huruf F kan ?, Sebagai penulis, kita ingin meminimalisir yang seperti ini. Kita ingin supaya mereka membaca selama mungkin.
Alasan penting:
Semakin lama mereka menghabiskan waktu di website anda, maka akan tercipta "ikatan" ynag kuat antara anda dengan pembaca. Pembaca akan semakin "cinta" dengan anda dan tulisan anda.
4. Ikuti format berikut agar tulisan anda terbaca
Saya sering menemukan artikel seperti ini:
- Topiknya menarik, Tapi tulisannya susah dibaca.
Akhirnya meskipun menarik tapi jadi susah dibaca. Coba deh, meskipun apa perasaan anda kalau harus membaca artikel yang:
- Hurufnya terlalu kecil
- Jarak antar barisnya kecil
- Menggunakan jenis font yang sulit dibaca
Jangan menyiksa mereka. Gunakan font dan ukuran yang mudah untuk dibaca. Font- font seperti Arial, Helvetica, Open Sans, Roboto, Georgia, merupakan font yang umum dipakai di website, guanak font seperti ini daripada yang tidak umum. Kalau bingung, lebih baik tidak usah digunakan font khusus.
Lebih jelasnya:
- Gunakan font yang mudah dibaca atau tidak usah gunakan font khusus kalau anda bingung.
- Ukuran antara 14-22px.
- Lebar horizontal antara 480-720px
- Line-height antara 1.5- 2em
- Margin di bawah paragraf antara 1.5-2em
itu secara tulisan. masih ada lagi. Ini beberapa cara yang bisa anda lakukan supaya artikel anda jadi lebih mudah dibaca:
- Gunakan banyak gambar
- Gunakan subheader supaya artikel panjang menjadi bagian-bagian yang lebih kecil
- Gunakan list (seperti ini)
5. Tingkatkan kualitas dan bobot isi artikel anda
Akhirnya, kita masuk ke inti utama dari artikel ini. Bobot dan kualitas adalah faktor utama penentu bagus-tidaknya artikel anda. semakin berbobot artikel anda, maka pembaca semakin puas. Masuk akal kan?, Enak mana baca 1 artikel dapat informasi yang lengkap atau baca 10 artikel yang isinya sepotong-sepotong dan bikin bingung ?, Enak yang pertama
Untuk membuat artikel berbobot yang bisa memuaskan pembaca anda harus melakukan riset.
Tapi masalahnya ini:
Artikel yang berbobot hanya bisa dibuat oleh penulis yang paham betul mengenai topiknya. Anda tidak akan bisa menciptakan artikel yang berbobot tanpa mengerti apa yang dibahas dan hanya bermodal contek sana contek sini kuhehehehe bener kan ?
Tapi masalahnya ini:
Artikel yang berbobot hanya bisa dibuat oleh penulis yang paham betul mengenai topiknya. Anda tidak akan bisa menciptakan artikel yang berbobot tanpa mengerti apa yang dibahas dan hanya bermodal contek sana contek sini.
Solusinya mudah. Kalau anda bukan seorang ahli dalam topik artikel yang akan anda buat, perbanyak waktu untuk membaca artikel-artikel lain yang sejenis. Tahap riset ini sering dilewatkan oleh blogger. Oleh karena itu, sayangnya, di Indonesia masih banyak artikel-artikel tidak berbobot.
Salah satunya conton berikut:
Artkel ini saya temukan di Google, topiknya adalah "cara meningkatkan produktivitas" Coba perhatikan ini dari artikel tersebut:
- Pengertian Produktivitas
- Pentingnya Produktivitas
- Bangun lebih pagi
- Miliki tujuan
- Belajar dari orang lain
- Hindari merasa kewalahan
- Ambil waktu beristirahat
- Berdoa sebelum bekerja
- Pengertian produktivitas - Kalau seseorang mencari info tentang cara meningkatkan produktivitas, mereka tidak perlu diberitahu apa itu pengertian produktivitas, mereka sudah paham.
- Pentingnya produktivitas -sama seperti no 1 yang di atas.
- Bangun lebih pagi - ya harus lah, ini sudah jelas.
- Miliki tujuan - kalau nggak punya tujuan ya sudah pasti tidak bisa produktif
- Belajar dari orang lain - justru baca artikel ini karena mau belajar, kok malah disuruh belajar ke orang lain lagi apalagi kamu diam saja yang tidak ada gunanya.
- Hindari merasa kewalahan - semua orang juga sudah tahu
- Ambil waktu beristirahat - sama juga seperti no 6
- Berdoa sebelum bekerja - kalau orangnya religius, berdoa memang bagus, menambah wawasan hidup dan berpikir pun jadi lebih baik, tapi ini buka langkah yang bisa meningkatkan produktivitas
6. Temukan dan gunakan keyword LSI
Sejujurnya saya belum mau bahas yang ini, tapi banyak pembaca yang protes, kenapa saya tidak bahas tentang SEO padahal panduan membuat artikel website.Oleh karena itu, sekarang kita masuk ke teknikal SEO. Ini salah satu tips paling ampuh untuk membuat keyword yang bisa mendapatkan peringkat tinggi ada 2 manfaat menggunakan keyword LSI:
- Mendapatkan peringkat untuk berbagai long tail keyword
- Meningkatkan revelansi & rangking untuk keyword utama
Singkatnya, LSI(Latent Semantic Index) adalah fitur yang diadopsti oleh mesin pencari Google supaya bisa mengerti maksud dari artikel. Misalnya "Razer". Istilah Razer bisa ambigu antara tv digital atau nama perusahaan. Mesin pencari mampu membedakan mana yang tv digital dan mana yang perusahaan dengan cara membaca kata-kata yang mengelilingi kata utamanya.
Jadi kalau anda mencari di Google dengan kata kunci "Razer store", maka Google paham yang dimaksud bukan toko tv digital melainkan tokonya perusahaan Razer. Tapi apa hubungan LSI dengan SEO? , Begini masih ingat teknik SEO jadul tadi?
Mengulang-ulang keyword untuk mencapai persentase tertentu. Daripada seperti itu, lebih baik manfaatkan keyword LSI untuk memberi tahu mesin pencari bahwa artikel kita relevan dengan yang diinginkan user. Hasilnya, peringkat anda aka jadi lebih baik, Pembaca juga tidak merasa aneh. Teknik ini juga lebih ampuh jadi lebih ampuh daripada SEO jadul (keyword density) karena kita tidak melakukan banyak pengulangan kata kunci yang sama. Tidak hanya itu. Anda juga akan mendapatkan rangking untuk berbagai variasi berbagai keyword LSI. Mencari keyword LSI tidak sulut. Lakukan pencarian di Google dengan keyword utama anda. Dalam contoh ini saya gunakan "Cara mengisi Steam Wallet"
Scroll ke bagian bawah, anda akan menemukan ini :
Inilah berbagai variasi yang bisa anda gunakan. Yang perlu anda perhatikan sekarang adalah penggunaannya.
Anda bisa tulis kalimat-kalimat yang menggunakan kata yang dicetak tebal. Tapi ingat, kalimat-kalimat anda harus alami, menggunakan tata bahasa yang baik.
Ini contohnya:
Ingat, anda tidak perlu menggunakan semuanya. Menggunakan sebagian saja sudah cukup, yang penting masuk akal.
7. Lakukan pemeriksaan tata bahasa dan ejaan
Kedengarannya sangat sepele, tapi sebetulnya sangat penting, Apalagi karena di Indonesia kita sangat jarang menggunakan bahasa baku dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya, bahkan di situs-situs berita pun banyak terjadi kesalahan. Sepele memang, tapi ketika terjadi kesalahan penulisan maka artikel anda langsung mendapatkan kesan tidak profesional. Ini berbahaya. Bayangkan kalau anda mengunjungi sebuah website yang menjual produk seharga Rp 10juta, tapi ternyata di kontennya banyak terdapat kesalahan penulisan.Masalahnya lagi:
Untuk artikel berbahasa Indonesia kita belum punya software yang mampu memeriksa kesalahan tata bahasa(grammar). Hanya ejaan yang bisa kita periksa. Jadi satu-satunya solusi yaitu memeriksa secara manual.
Lakukan tahapan berikut:
- Tulis artikel anda sampai selesai tanpa melakukan pemeriksaan
- Baca artikel anda dengan suara (bukan dalam hati)
- Perbaiki setiap kalimat yang terdengar janggal ketika diucapkan
- Karena kalau anda membaca dalam hati maka kesalahan-kesalahan kecil akan terlewatkan.
- saya yakin ini pasti terjadi, di artikel anda akan muncul banyak kalimat-kalimat yang terdengar aneh ketika diucapkan. Keanehan ini baru akan muncul kalau artikelnya dibaca dengan suara.
Ketika Membaca, bayangkan anda sedang presentasi di depan umum atau sedang berpidato di panggung (tergantung jenis artikelnya).
8. Lakukan optimasi on-page SEO lainnya
Loh katanya lupakan SEO, kok bahas SEO lagi sih ?
Saat menulis, lupakan SEO, tapi optimasi on-page SEO ini kita lakukan setelah artikel selesai ditulis. Lupakan SEO saat menulis, ingat SEO lagi saat selesai menulis. Proses SEO ini tidak lama, paling-paling hanya memakan waktu 1 menit atau lebih 5 menit. Tapi banyak orang yang terlalu pusing dengan ini dan mengabaikan yang lebih penting di atas maka dari itu, ini saya bahas di akhir.
9. Sekarang saatnya mencari pembaca
Banyak penulis artikel website yang merasa menekan tombol 'publikasikan' maka tugasnya selesai. Belum, tantangan sebetulnya baru akan dimulai. Di hari yang sama ketika anda menerbitkan artikel, ada juttan artikel lain yang juga diterbitkan. Artikel anda tidak ditemukan kalau tidak dipromosikan. Kalau tidak ada manusia yang membaca, maka Google tidak akan tahu kualitasnya sehingga artikel anda tidak akan mendapatkan peringkat tinggi. Jadi jangan puas dulu setelah menerbitkan artikel.
Tidak cukup membuat konten yang berkualitas kemudian ditinggalkan begitu saja, Anda harus mendistribusikan artikel yang sudah anda tulsi barusan. Bahkan website yang sudah sukses pun secara konsisten mempromosikan kontennya. Distribusi yang tepat akan meningkatkan jumlah pengunjung anda hingga berkali-kali lipat.
Ada beberapa tips mendasar yang bisa anda lakukan untuk memasarkan konten:
- Beritahukan orang lain di jejaring sosial dan situs komunitas (forum). Jangan spam, lakukan hanya kalau ada yang membutuhkan info terkait.
- Pasang tombol share di setiap artikel untuk mempermudah pembaca sharing artikel.
- Beritahukan ke akun Twitter yang membahas topik serupa.
Ketiga Tips di atas hanya yang paling dasar. Itu saja dari saya terima kasih dengan melihat konten blog saya.
Share This :









comment 0 Comment
more_vert